Hidup Berlimpah Dengan Cara Mengeluarkan Uang
Sudah pernah Saya katakan bahwa hemat pangkal kaya tidak selalu benar. Dan boros pangkal miskin sudah menjadi suatu kebenaran.
Bahkan, sebaliknya. Hemat bisa pangkal miskin dan boros bisa pangkal kaya. Ketika ada seseorang terlalu irit khawatir kalau uangnya berkurang, malah iritnya bisa menjadi sumber malapetaka keuangan finansialnya.
Hematnya menjadi bencana dalam ekonominya. Ya, karena ada niat atau atensi yang keliru. Jika kita tak pernah berlatih untuk hidup memberlimpahi diri dengan dermawan pada diri sendiri, bagaimana kita bisa berlimpah hidupnya.
Mau beli makanan mahal sedikit, takut kalau uangnya berkurang, mau beli baju yang bermerk, khawatir kalau uangnya habis, mau makan di restoran, takut habis banyak uang, dan sebagainya.
Hal-hal semacam itu malah bisa membuat diri menjadi serba kekurangan karena rasa yang diunggah adalah rasa kekurangan dan ketakutan akan kehabisan uang.
Memang, tidak mudah mengubah mental demikian. Perlu berlatih dan berlatih. Apalagi Anda yang sudah terbiasa dengan hidup hemat, irit, dan kecenderungannya timbul rasa takut dan khawatir kekurangan uang
Tapi, kalau hidup hemat Anda tujuannya untuk melatih rasa prihatin Anda, ini beda lagi. Karena niatnya adalah untuk melatih diri Anda hidup sederhana. Ini berbeda.
Meski secara aktivitas sama-sama sedikit mengeluarkan uang, tapi jika niatnya berbeda, yang satu takut kehabisan uang, yang satu lagi memang melatih diri hidup sederhana, maka hasilnya berbeda.
Karena banyak juga orang-orang yang hidupnya sebenarnya berkelimpahan, tapi karena memang ingin hidup sederhana, ya secara penampilan memang tidak terlihat orang kaya.
Sebab, mereka memang ingin hidup apa adanya.
Pernah suatu ketika Saya mengantar berobat istri habis banyak bagi Saya. Sekilas, otak reptil Saya berkata, wah habis banyak ini. Jiwa mental miskin Saya berontak. Hehehe….
Tapi, dengan segera saya tepis bahwa Saya orang punya, saya orang berlimpah, Saya punya uang, maka rasa khawatir, rasa takut uang berkurang akhirnya menghilang
Ditambah lagi Saya menyadari bahwa uang yang Saya keluarkan memang ada jatah rezeki untuk dokter dan pegawainya. Maka, saya bisa segera tenang.
Karena Saya segera sadari bahwa Saya orang punya, maka akses rasa yang Saya unggah adalah Saya kaya. Jadi, terasa sangat ringan ketika mengeluarkan uang. Tidak merasa berat.
Ya, sekali lagi. Butuh berlatih dan berlatih. Sampai sekarang Saya pun juga masih berlatih. Dan latihan ini tentu perlu konsistensi. Konsistensi ini yang mesti dijaga sampai kapan pun.
Jika Anda merasa berat untuk mengeluarkan uang meski hanya untuk memenuhi kebutuhan Anda sendiri, maka Anda perlu berlatih.
Pastinya, sesuai dengan kemampuan Anda dan perlahan Anda naikkan levelnya.
Menjadi berlimpah tidak mudah, tapi bisa dan semua orang berpeluang. Tinggal terus saja mengubah mindsetnya menjadi lebih baik dan benar.
Termasuk juga beberapa teknik terapi yang sudah Saya sampaikan di video-video youtube Saya.
Atau jika ingin lebih mendalam lagi dan konsultasi langsung dengan Saya, bisa ikut kelas online yang saya selengggarakan.
Dan Sayangnta kebetulan hari ini adalah pendaftaran Terakhir kelas online Rezeki Ramadhan. Silakan Hubungi Mbak Lisa di 08112577758 untuk Info detailnya.
Silahkan selalu latih diri ini untuk punya mental berlimpah. Mental punya, mental mampu, dan mental-mental yang memberdayakan.





